Forum Diskusi Teknik Arsitektur Universitas Brawijaya
February 09, 2010, 11:43:09 AM *
Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length
News: Ayo daftar blog arsitektur gratis... klik disini
 
   Home   Help Search Calendar Login Register  
No New Posts
Start New Topic a t
1 Post in
1 Topic
Posted Today,at 12:00:00 AM
by Admin
Pages: [1]
  Print  
Author Topic: hikmah pengharaman babi  (Read 251 times)
ipoenx'sSs
Jr. Member
**
Posts: 83


fresh_and_green
View Profile Email
« on: August 27, 2008, 11:46:52 PM »

Hikmah Pengharaman Babi

Hal ini penting untuk diketahui, terutama oleh pemuda-pemuda kita yang sering pergi ke negara-negara Eropa dan Amerika, yang menjadikan daging babi sebagai makanan pokok dalam hidangan mereka.

Ketika Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. Mereka bertanya kepadanya mengenai rahasia diharamkannya babi dalam Islam. Mereka bertanya kepada Imam, ?Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram, karena ia memakan sampah yang mengandung cacing pita, mikroba-mikroba dan bakteri-bakteri lainnya. Hal itu sekarang ini sudah tidak ada. Karena babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteri dan mikroba lainnya.??

Imam Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina.

Mengetahui hal itu, mereka bertanya, ?Untuk apa semua ini?? Beliau menjawab, ?Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahasia.?

Mereka memenuhi apa yang beliau pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar melepas dua ekor ayam jantan bersama satu ekor ayam betina dalam satu kandang. Kedua ayam jantan itu berkelahi dan saling membunuh, untuk mendapatkan ayam betina bagi dirinya sendiri, hingga salah satu dari keduanya hampir tewas. Beliau lalu memerintahkan agar mengurung kedua ayam tersebut.

Kemudian beliau memerintahkan mereka untuk melepas dua ekor babi jantan bersama dengan satu babi betina. Kali ini mereka menyaksikan keanehan. Babi jantan yang satu membantu temannya sesama jantan untuk melaksanakan hajat seksualnya, tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri atau keinginan untuk menjaga babi betina dari temannya.

Selanjutnya beliau berkata, ?Saudara-saudara, daging babi membunuh ?ghirah? orang yang memakannya. Itulah yang terjadi pada kalian. Seorang lelaki dari kalian melihat isterinya bersama lelaki lain, dan membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan seorang bapak di antara kalian melihat anak perempuannya bersama lelaki asing, dan kalian membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan was-was, karena daging babi itu menularkan sifat-sifatnya pada orang yang memakannya.?

Kemudian beliau memberikan contoh yang baik sekali dalam syariat Islam. Yaitu Islam mengharamkan beberapa jenis ternak dan unggas yang berkeliaran di sekitar kita, yang memakan kotorannya sendiri. Syariah memerintahkan bagi orang yang ingin enyembelih ayam, bebek atau angsa yang memakan kotorannya sendiri agar mengurungnya selama tiga hari, memberinya makan dan memperhatikan apa yang dikonsumsi oleh hewan itu. Hingga perutnya bersih dari kotoran-kotoran yang mengandung bakteri dan mikroba. Karena penyakit ini akan berpindah kepada manusia, tanpa diketahui dan dirasakan oleh orang yang memakannya.

Itulah hukum Allah, seperti itulah hikmah Allah.

Ilmu pengetahuan modern telah mengungkapkan banyak penyakit yang disebabkan mengkonsumsi daging babi. Sebagian darinya disebutkan oleh Dr. Murad Hoffman, seorang Muslim Jerman, dalam bukunya ?Pergolakan Pemikiran: Catatan Harian Muslim Jerman?, halaman 130-131:
?Memakan daging babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tetapi juga dapat menyebabkan meningkatnya kandungan kolestrol dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh, yang mengakibatkan kemungkinan terserang kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rematik. Bukankah sudah kita ketahui, virus-virus influenza yang berbahaya hidup dan berkembang pada musim panas karena medium babi??

Dr. Muhammad Abdul Khair, dalam bukunya Ijtihādāt fi at Tafsīr al Qur?an al Karīm,
halaman 112, menyebutkan beberapa penyakit yang disebabkan oleh daging babi: ?Daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan cacing trachenea lolipia. Cacing-cacing ini akan berpindah kepada manusia yang mengkonsumsi daging babi tersebut. Patut dicatat, hingga saat ini, generasi babi belum terbebaskan dari cacing-cacing ini. Penyakit lain yang ditularkan oleh daging babi banyak sekali, di antaranya:

1. Kolera babi. Yaitu penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus
2. Keguguran nanah, yang disebabkan oleh bakteri prosillia babi.
3. Kulit kemerahan, yang ganas dan menahun. Yang pertama bisa menyebabkan kematian dalam beberapa kasus, dan yang kedua menyebabkan gangguan persendian.
4. Penyakit pengelupasan kulit.
5. Benalu eskares, yang berbahaya bagi manusia.

Fakta-fakta berikut cukup membuat seseorang untuk segera menjauhi babi:

1. Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya.
2. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.
3. Ia mengencingi kotoranya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali.
4. Ia memakan sampah, busuk-busukan, dan kotoran hewan.
5. Ia adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama, jika dibiarkan.
6. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
7. Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur dan Barat, yaitu Cina dan Swedia ?Cina mayoritas penduduknya penyembah berhala, sedangkan Swedia mayoritas penduduknya sekular menyatakan: daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus dan kolon. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis. Terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo.

Kini kita tahu betapa besar hikmah Allah mengharamkan daging dan lemak babi. Untuk
diketahui bersama, pengharaman tersebut tidak hanya daging babi saja, namun juga semua makanan yang diproses dengan lemak babi, seperti beberapa jenis permen dan coklat, juga beberapa jenis roti yang bagian atasnya disiram dengan lemak babi. Kesimpulannya, semua hal yang menggunakan lemak hewan hendaknya diperhatikan sebelum disantap. Kita tidak memakannya kecuali setelah yakin bahwa makanan itu tidak mengandung lemak atau minyak babi, sehingga kita tidak terjatuh ke dalam kemaksiatan terhadap Allah SWT, dan tidak terkena bahaya-bahaya yang melatarbelakangi Allah SWT mengharamkan daging dan lemak babi.







cm pingin berbagi aja,,,,,,,
Logged
savior03
Hero Member
*****
Posts: 771



View Profile Email
« Reply #1 on: August 29, 2008, 01:26:03 PM »

pun, semua masalah tentang babi di atas bisa di selesaikan,
babi tetap haram!  Grin

cm pengen ngingetin aja.
Logged

vbi_djenggotten
Hero Member
*****
Posts: 1324


kukuruyyuuk.....


View Profile Email
« Reply #2 on: August 29, 2008, 02:01:42 PM »

asterix klo obelix koyoke cacingen yo... Grin Grin Grin

Logged

koekoeroeyyooekk....
djenggot tanduk naga...
NieA Nadya
Hero Member
*****
Posts: 1568


a_leaf_nadya@hotmail.com aya_roza
View Profile WWW
« Reply #3 on: October 11, 2008, 05:18:03 AM »

rek..pas aku post masalah pengharaman babi ini di multiplyku...ada yang nyaut begini, niih..

lele juga makan kotoran...
kok ga diharamkan? malah byk orang yg makan pecel lele -.-

Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap --> omong kosong ini...
saya makan babi tp ga bau tuh... soalnya rajin mandi

lagian kalo sampe bau, itu pasti karena keringat berlebih
contohnya byk yg keteknya bau dan bau badan
pembantu saya yg dulu juga agamanya islam dan tidak makan babi
tapi bau ketek dan badannya bau...
apalagi kalo dah berkeringat...

jd kesimpulan'nya bukan krn makan babi...


Kalo yang masalah bau badan udah aku jawab. Tapi kalo masalah lele belum..karena aku gak tau gimana bahasnya. hahahaha
Logged

behind every successful man(person), there's a lot of unsuccessful years
moze
Moderator
Hero Member
*****
Posts: 871



View Profile Email
« Reply #4 on: October 11, 2008, 04:19:46 PM »

karena di alQur'an mengharamkan babi!
dan menghalalkan segala jenis ikan dan belalang

jawaban itu sudah cukup kayaknya
kalau memang dia muslim

hatihati jangan terpancing untuk berdebat lebih jauh
Logged

assalamu'alaikuuuuummmm......
NieA Nadya
Hero Member
*****
Posts: 1568


a_leaf_nadya@hotmail.com aya_roza
View Profile WWW
« Reply #5 on: October 11, 2008, 05:25:43 PM »

dia bukan muslim, siy..

Makanya..rada gak terima ama penjelasan kenapa babi itu haram. hahahahah

tapi sayyah udah di bantu temen2, koq..mereka udah ngasih tau jawaban yang lebih bener. soalnya kan kalo aku emang suka ngasal jawabnya. hihihi
Logged

behind every successful man(person), there's a lot of unsuccessful years
savior03
Hero Member
*****
Posts: 771



View Profile Email
« Reply #6 on: October 14, 2008, 11:15:54 AM »

setuju, babi haram sama dengan perintah solat dan haji
karena merupakan perintah, dan menjalankannya termasuk ibadah,
bukan karena ada cacing ato dsb.....
Logged

Pages: [1]
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1 RC3 | SMF © 2001-2006, Lewis Media Valid XHTML 1.0! Valid CSS!